"Penerapan kurikulum ini merupakan langkah yang sangat positif dalam memberikan keleluasaan kepada penyelenggara pendidikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas," ujar Yusmin.

Baca Juga: Puluhan Ribu Siswa SMA Sederajat Sulawesi Tenggara Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Palestina

Sementara itu, SMAN 2 Kendari terus berupaya untuk memaksimalkan penerapan kurikulum merdeka belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin. Foto: Ist.

 

Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida mengatakan, kurikulum merdeka saat ini dapat membentuk karakter siswa. Dalam karakter profil Pancasila ada lima poin, yaitu bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berkebhinekaan global, kreatif, mandiri dan bernalar kritis.