Sementara itu, Kepala SMAN 4 Kendari Liyu, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bagian dari pelaksanaan kurikulum merdeka dengan ciri khas proyek penguatan profil Pancasila.

Baca Juga: Tips Parenting, Didik Anak agar Tak jadi Pelaku Bullying

"Dimana pada hari ini salah satu tema yang diangkat adalah tentang bangunlah jiwanya bangunlah raganya yang berhubungan dengan kebhinekaan dan persatuan kepada kita semua," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa deklarasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan disaksikan orang tua siswa, komite maupun undangan dari seluruh kepala sekolah. Ini hal yang baik buat pelaksanaan kurikulum merdeka dan disadarkan kepada semua anak-anak bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari bahwa semua bersaudara dimanapun berada selalu bersama-sama dalam satu bingkai Indonesia.

"Total kita punya 1.763 siswa dan ini sekolah yang terbesar di Sultra untuk jumlah siswanya. Olehnya tidak boleh ada bullying yang ada di sekolah ini," jelasnya. (B)