Ray Arya Pangestu, menjelaskan bahwa alur drama tentang uang lecek dihadirkan di awal presentasi untuk membangun keterikatan penonton. Penampilan tersebut kemudian disambung secara mulus dengan materi utama mengenai cara merawat uang kertas serta teknik mengenali keaslian rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

"Kunci kemenangan tim terletak pada kesiapan materi, pembukaan yang kreatif, serta penggunaan properti visual yang menonjol seperti poster mind map dan mading 3 dimensi," ujarnya kepada telisik.id, Rabu (12/8/2026).

Ray menambahkan bahwa ketertarikan mereka mengikuti ajang ini didorong oleh format kompetisi yang tergolong baru dan unik bagi para siswa.

"Lomba ini merupakan pengalaman pertama kami di bidang tersebut. Karena diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan konsep presentasinya unik, kami sangat tertarik untuk ikut serta," kata Ray.

Baca Juga: Bank Sultra Sukses Raih Juara Umum dan Piala Bergilir Finspora 2026