Di balik kesuksesan tersebut, perjalanan tim SMAN 5 Kendari memenangkan kompetisi ini dipenuhi tantangan keterbatasan waktu. Proses persiapan terbilang sangat singkat, yakni hanya dua hari sebelum pelaksanaan lomba.

Kecepatan respons dari pihak sekolah menjadi krusial dalam momen tersebut. Pihak Humas SMAN 5 Kendari, Ahmad Nur Hasan, langsung bergerak cepat menyeleksi dan mengumpulkan siswa-siswa terbaik untuk dibentuk menjadi satu tim secara mendadak.

"Waktunya memang sangat singkat, tetapi kami yakin dengan potensi anak-anak. Begitu menerima informasi lomba, kami langsung memilih siswa terbaik untuk segera membentuk tim dan menyusun strategi," ujarnya.

Meski terbentur persiapan yang mepet serta kebutuhan modal awal alat peraga, optimisme dan kerja keras seluruh anggota tim terbayar tuntas dengan capaian trofi tertinggi bagi SMAN 5 Kendari. (D)

Penulis: Ana Pratiwi