BOMBANA, TELISIK.ID - PT Bukit Makmur Resources (PT BMR), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bijih nikel laterit kadar rendah mulai memantapkan diri untuk beroperasi di Bombana tepatnya di Desa Mapila dan Wumbulasa, Kabaena Utara, Kabupaten Bombana.
Dari ketetangan Direktur Exsternal dan Compliance PT BMR, Yudhi Nurcahyana, BMR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bijih nikel laterit kadar rendah menggunakan metode Hydrometallurgy - heap leach.
Teknologi heap leach ini dipilih oleh PT BMR karena merupakan teknologi yang ramah lingkungan, baik dari sisi konservasi air maupun pengolahan residu proses yang dilakukan.
"Produk yang dihasilkan oleh PT BMR yaitu kristal nikel sulfat yang merupakan salah satu bahan baku utama untuk baterai mobil listrik. Produk ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan pemenuhan terhadap peraturan undang-undang mengenai peningkatan nilai tambah produk tambang yang akan meningkatkan nilai tambah dari industrinya serta mendorong kemajuan perkembangan industri mobil listrik di Indonesia," jelas Yudhi Nurcahyana kepada awak media, Jumat (22/12/2022) malam.
Katanya, PT BMR merupakan perusahaan yang mengedepankan asas green technology. 100 persen residu cair yang dihasilkan akan dimanfaatkan kembali sebagai air proses untuk kebutuhan pabrik.
