Selain itu, sekolah juga menawarkan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter dan profesionalisme calon tenaga kesehatan.
"Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki etika, disiplin, dan akhlak yang baik sebagai bekal menjadi tenaga kesehatan profesional," urai Mustiana.
Adapun alur penerimaan siswa baru dimulai dari pendaftaran secara daring maupun luring, dilanjutkan verifikasi berkas, tes atau wawancara apabila diperlukan, pengumuman hasil seleksi, hingga proses daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lulus.
Mustiana mengajak para lulusan SMP/MTs dan orang tua untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum kuota terpenuhi.
