Meskipun banyak capaian, SMK Negeri 4 Kendari masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam bidang sarana dan prasarana. Sebagai sekolah berbasis IT, kebutuhan akan perangkat komputer yang mutakhir sangat penting.

Tahun ini, sekolah menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) berupa 30 komputer, dua server, 18 iPad, dan satu smartboard. Namun, bantuan tersebut belum mampu mencukupi kebutuhan seluruh laboratorium yang berjumlah 12 unit.

Selain itu, pembangunan ruang lantai dua yang sudah berdiri sejak 2021 belum dilanjutkan karena keterbatasan anggaran, dan dikhawatirkan dapat membahayakan jika dibiarkan dalam waktu lama.

“Karena lahan terbatas, kita harus bangun secara vertikal. Tapi pembangunan ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena menyangkut keselamatan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa saat ini fokus sekolah adalah meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan semata-mata menambah jumlah siswa.