Integrasi 4S tersebut melanjutkan program SIGAP yang telah berjalan sejak Aryati mulai bertugas sebagai kepala sekolah. SIGAP merupakan singkatan dari Sekolah Indah, Griya, Aman, dan Peduli yang menekankan kebersihan, keamanan, kedisiplinan, serta kepedulian warga sekolah.
“Kalau saya jalan sendiri tidak mungkin berhasil. Alhamdulillah dukungan guru-guru di sini sangat bagus. Semua warga sekolah harus saling berkolaborasi,” katanya.
Melalui Integrasi 4S, SMKN 5 Kendari menargetkan keterlibatan aktif guru dan siswa dalam mengembangkan potensi sekolah, sekaligus membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, produktif, dan mendukung kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. (C-Adv)
Penulis: Meliana Tasya
Editor: Kardin
