“Untuk memfasilitasi anak-anak yang mengikuti lomba, kami memaksimalkan tenaga pendidik yang ada. Dari sisi pendanaan, yayasan mendukung penuh kegiatan yang menjadi program sekolah, mulai dari biaya pendaftaran hingga akomodasi dan transportasi,” jelasnya.

Saat ini, SMP Bina Insan Mandiri Al-Masrur Kendari memiliki 100 siswa putra dan putri.

Penerimaan siswa baru dibatasi sekitar dua rombongan belajar setiap angkatan karena menyesuaikan kapasitas ruang kelas dan asrama yang disediakan untuk mendukung sistem pendidikan berasrama.

Ke depan, Habarin berharap SMP Bina Insan Mandiri Al-Masrur Kendari dapat berkembang menjadi salah satu sekolah rujukan pendidikan Islam di Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara.

Ia berharap sekolah mampu mencetak generasi yang memiliki bekal ilmu pengetahuan, akhlak mulia, serta keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan. (C-Adv)