“Untuk mencapai Adiwiyata Mandiri, prosesnya tidak singkat. Penilaiannya bertahap mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional, hingga ke mandiri. Penilaiannya juga ketat dan bisa dilakukan tanpa pemberitahuan,” jelas Madina.
Baca Juga: Sungai Wanggu Surut, Warga Ngaku Masih Khawatir Banjir Terulang Lagi
Adiwiyata Mandiri tidak hanya menilai kebersihan fisik sekolah, tetapi juga pengelolaan lingkungan, keterlibatan siswa, budaya hidup sehat, dan kelengkapan dokumen administrasi.
Siswa turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, mulai dari memilah sampah, mendaur ulang barang bekas, hingga merawat taman sekolah.
Madina berharap SMP Negeri 4 Kendari bisa terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing.
