"Jadi, kita sudah usulkan pembangunan kabel FO (fiber optik) di Muna Barat untuk mendukung akses jaringan di daerah kita m, utamanya di sekolah-sekolah, kantor pemerintahan dan balai desa," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Atap Sawerigadi, Bahar mengatakan, prestasi yang ditorehkan sekolahnya tidak lepas dari kolaborasi semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, guru-guru, siswa dan masyarakat.
"Di era saat ini pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dalam mewujudkan program merdeka belajar," katanya.
Ia mengaku, penghargaan Kandidat Google Reference School ini tidak datang begitu saja. Ada proses panjang yang dilalui oleh pihak sekolah, mulai dari memenuhi syarat 30 persen tenaga pendidik sudah memiliki sertifikat Google For Education.
Dari 12 orang guru di sekolah yang beralamat di Desa Lawada Jaya, Kecamatan Sawerigadi itu, sebanyak 7 guru telah memiliki sertifikat Google Certified Educator.
