KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah suasana yang asri dan penuh warna, SMP Negeri 13 Kendari meneguhkan identitasnya sebagai sekolah berkinerja baik sekaligus penggerak pengelolaan lingkungan di Kota Kendari.

Memasuki area sekolah, pengunjung langsung disambut papan nama besar yang unik dibuat dari sampah daur ulang dan deretan meja, kursi, serta pot bunga hasil kreasi dari plastik bekas. Keindahan ini bukan sekadar estetika, tetapi wujud nyata komitmen seluruh warga sekolah terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kepala SMPN 13 Kendari, Hj Yummy yang memimpin sejak April 2021, dikenal sebagai sosok yang identik dengan inovasi pengelolaan sampah. Jejak kinerjanya sudah terlihat sejak ia bertugas di sekolah-sekolah sebelumnya, dengan membentuk bank sampah dan membiasakan siswa mengolah limbah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Di SMPN 13, program ini berkembang pesat menjadi proyek kewirausahaan sekolah.

Setiap kelas memiliki tong sampah terpisah. Siswa memilah sampah organik dan anorganik, kemudian menimbangnya untuk disetor ke bank sampah sekolah. Sampah yang dijual ke lapak menghasilkan dana bagi kelas masing-masing, sementara yang bisa didaur ulang diubah menjadi produk kreatif. Sampah organik dimanfaatkan untuk membuat eco-enzyme, pupuk cair alami dari kulit buah dan sisa makanan, yang diajarkan langsung kepada siswa.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, SMAN 7 Kendari Beri Penghargaan Guru dan Siswa Berprestasi