“Sebagai pemimpin pembelajaran, kepala sekolah harus memahami bahwa pembelajaran mendalam adalah pendekatan terbaru dalam Kurikulum Merdeka,” ujarnya, Jumat (19/09/2025).
Ia menambahkan, kepala sekolah juga dituntut memahami konsep Inkuiri Kolaboratif Terstruktur, mulai dari mengidentifikasi, mendesain, mengimplementasikan hingga merefleksi penerapan pembelajaran mendalam di sekolah.
Menurut Abdul, hasil akhir yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan belajar siswa di sekolah. Hal ini bisa tercapai jika kepala sekolah menjadi teladan bagi guru maupun siswa, baik dari segi perilaku maupun kompetensi.
“Harapan kami, melalui kerja sama ini SMPN 2 Kendari dapat memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kendari,” tutupnya. (Adv-C)
