Tak hanya menggenangi halaman, air juga masuk ke sejumlah fasilitas utama sekolah. Dalam video lainnya, terlihat genangan mencapai betis orang dewasa dan merendam ruang kelas, ruang guru, mess, hingga musala.

Meski demikian, ruang kepala sekolah dilaporkan aman karena memiliki posisi yang lebih tinggi.

“Baru kali ini sejak 2006 terjadi seperti ini. Hari pertama sekolah justru disambut banjir,” ungkapnya.

Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah bergerak cepat melakukan langkah darurat guna mengamankan perlengkapan dan dokumen penting dari kerusakan.

Pihak sekolah dan warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki sistem drainase agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.