Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar di Balai Kota Kendari 14-20 Juli 2026

Dalam pertemuan tersebut, sekolah menyosialisasikan kebijakan baru terkait penggunaan HP. Siswa tetap diperbolehkan membawa HP, tetapi hanya digunakan saat proses pembelajaran apabila dibutuhkan oleh guru.

Setelah pelajaran selesai, perangkat kembali dikumpulkan kepada wali kelas agar siswa tetap fokus mengikuti kegiatan belajar.

Menurut Hajar, kebijakan tersebut diterapkan karena penggunaan HP yang tidak terkontrol kerap mengganggu konsentrasi belajar siswa.

Sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, sekaligus membiasakan peserta didik untuk lebih disiplin selama berada di lingkungan sekolah.