Sekolah juga telah menyiapkan mekanisme komunikasi dengan orang tua apabila terjadi kondisi darurat. Jika siswa sakit atau harus pulang lebih awal, pihak sekolah akan menghubungi orang tua.

Sebaliknya, orang tua dapat menghubungi wali kelas maupun pihak sekolah apabila membutuhkan informasi terkait anaknya.

Hajar menilai pembentukan karakter dan kedisiplinan menjadi tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Karena itu, kata Hajar, pengawasan terhadap anak tidak cukup dilakukan di sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di rumah agar pembinaan berjalan secara berkelanjutan.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, selama MPLS siswa juga akan menerima materi mengenai pencegahan perundungan, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pendidikan karakter.