Lebih lanjut, Juri menjelaskan, bahwa kritik harus mengandung semangat dan unsur-unsur yang membangun, termasuk memberi solusi atas berbagai permasalahan yang menjadi objek kritikan.

Baca Juga: Tangkap KKB Papua, Satgas Nemangkawi Sita 3 Pucuk Senjata Api

Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu UAE, Bahas Apa?

"Presiden Jokowi berkali-kali menyampaikan bahwa dirinya terbuka akan berbagai masukan maupun kritik. Bahkan, tidak akan menempatkan para pengkritiknya sebagai musuh, termasuk para pembuat mural yang menyerang dirinya," katanya.

Sebagaimana dalam Pidato Kenegaraan Presiden pada 16 Agustus 2021, kata dia, Kepala Negara mengatakan bahwa kritik penting bagi bangsa dan negara.