KOLAKA TIMUR, TELISIK.ID - Tak hanya Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, Kementerian Sosial (Kemensos) RI juga ikut memantau proses penanganan kelahiran bayi kembar empat asal Koltim.
Sebelumnya, seorang ibu bernama Made Paryani, warga Desa Lamoare, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur pada Senin (13/6/2022) lalu melahirkan bayi kembar empat, namun satu bayinya tidak bisa diselamatkan, menjadi perhatian warga Sultra hingga nasional.
Selain karena melahirkan bayi kembar empat, kondisi keluarga ibu ini juga sangat membutuhkan donasi untuk biaya persalinan yang saat ini masih dirawat di RS Setia Bunda Unaaha setelah dirujuk.
Staf Ahli Bupati Koltim, Herman Amin mengatakan, tim Kemensos RI perwakilan Kendari, Budi, selaku Kepala Sentra Rehabilitasi Sosial Kendari bersama stafnya dan Kepala Puskesmas Loea, Muh Ridha Setiawan telah menemui dirinya mewakili Pj Bupati di kantor Bupati Koltim pada Kamis (16/6/2022).
Baca Juga: Jemaah Haji Pasutri Asal Reok Kembali, Pemerintah Minta Jadi Contoh
