BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Proses ganti rugi lahan di Buton Selatan (Busel) terus menjadi sorotan masyarakat. Bagaimana tidak, pemerintah daerah lebih memilih lahan yang dijual ketimbang lahan gratis.

Ini dibuktikan dengan lahan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Busel yang terletak di Kelurahan Bandar Batauga. Di lokasi tersebut, pemerintah harus menggelontorkan anggaran daerah lebih dari Rp 1 miliar guna pembebasan lahan seluas 3,7 hektar.

Di lahan seluas itu, pemerintah menghargai Rp 55 ribu permeternya.

"Jadi ini sudah sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP) kita. Sebab di lokasi tersebut nilai jual tanah Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu per meternya," beber Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Busel, LM. Martosiswoyo pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD dan masyarakat di gedung Lamaindo belum lama ini.

Padahal, terdapat puluhan hektar lahan gratis yang terletak di Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga. Lahan ini diketahui merupakan lokasi awal RSUD Busel dibangun beserta belasan bangunan perkantoran lainnya.