Ia mengatakan, kader Partai Golkar yang diusung sebelumnya adalah Ridwan Bae, namun ia tidak begitu mengetahui apakah benar-benar maju di Pilgub 2024.
Ia juga menegaskan, prinsip Partai Golkar dalam mengusung bakal calon gubernur harus merupakan kader, maka saat ini yang diusung pun berpotensi menjadi bagian partai Golkar.
"Yang saya tau bahwa kita tidak akan memberikan cek kosong, bahwa yang diusung itu harus bisa kita Golkar-kan atau kemungkinan besar bisa di Golkar-kan,"ungkapnya.
Ia menyampaikanz salah satu alasan tidak memberikan instruksi tersebut kepada bakal calon yang lain karena beberapa hal.
"Kenapa kemudian yang lain tidak diberikan, Ruksamin itu ketua partai, Andi Sumangerukka ketua partai, Wa Ode Nurhayati ketua partai dan lainnya tidak bisa di Golkar-kan, sedangkan ibu Tina anggota partai NasDem yang sekarang sudah selesai masa tugasnya di DPR RI dan tidak lanjut," ujar Abu Hasan.
