KENDARI, TELISIK.ID - Lurah Bonggoeya Juhardin, S.Si angkat bicara terkait keluhan keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), bahwa ada oknum kelurahan di wilayahnya yang meminta ATM berupa kartu keluarga sejahtera atau KKS.

Selain ATM  oknum kelurahan ini juga disebut meminta nomor PIN ATM penerima Bansos.

Juhardin menegaskan bahwa tidak ada pegawai kelurahan di Bonggoyea sebagaimana yang dilaporkan itu.

Menurutnya hal itu bisa jadi dilakukan oleh pusat data kesejahteraan sosial atau Puskesos yang bersekretariat di Kantor Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Tetapi dia yakin apa yang dilakukan bukanlah seperti apa yang diduga.