KENDARI, TELISIK.ID - Dampak pelecahan seksual yang dilakukan oleh seorang guru pada siswa SMP di Buton Selatan dapat menimbulkan trauma yang mendalam, bahkan bisa membahayakan kondisi korban.
Astri Yunita, psikolog klinis yang juga dosen di Jurusan Psikologi Universitas Halu Oleo menjelaskan, dampak dari pelecahan seksual pada anak dapat memberikan trauma yang mendalam dan mempengaruhi perilaku sehari-hari pada anak.
"Trauma pada anak-anak bentuknya berbeda dengan orang dewasa, trauma pada anak lebih banyak pada perubahan perilaku, anak mudah rewel, mudah emosional, menarik diri dari pergaulannya, perubahan pola makan dan tidur," jelasnya, Rabu (31/1/2024).
Psikolog UPTD PPA Kota Kendari ini juga menjelaskan, rata-rata anak yang mengalami kasus pelecehan dan kekerasan seksual mereka akan mengalami gangguan tidur, seperti mimpi buruk.
"Jadi isi mimpi buruknya itu, biasanya sama pada anak korban pelecehan dan kekerasan seksual, isi mimpi buruknya pasti di kejar-kejar monster, karena itu sumber ketakutannya," jelasnya.
