Baca Juga: Foto Humanis: Geliat Kehidupan Pasar Sentral dan Pelabuhan Ferry Kendari-Wawonii
"Penelitian terkait itu sudah banyak, yang menunjukkan adanya generational trauma. Dia secara tidak langsung merasakan kejadian-kejadian traumatik, tapi dia bisa merasakan rasa traumatik tersebut," jelasnya di ruang Jurusan Psikologi, Rabu (31/1/2024).
Sebelumnya, kasus pelecehan dan kekerasan seksual ini terjadi di Kabupaten Buton Selatan (Busel) yang diketahui pada Senin, 29 Januari 2024.
Diketahui, pelaku pencabulan merupakan seorang guru berjenis kelamin laki-laki (R) di salah satu SMP Negri di Busel, pada Selasa (30/1/2024).
Dalam keterangannya, jumlah korban pelecehan seksual mencapai 17 orang siswa yang juga berjenis kelamin laki-laki. Dari klasifikasi tingkat pelecehan, dua orang siswa mengalami tingkat pelecahan seksual berat.
