Ia mengaku, keadaan ekonominya sudah terpukul bertubi-tubi sejak pandemik COVID-19, terlebih saat PPKM yang segalanya dibatasi.

"Turun drastis omset kita. Mana dagang dibatasi sampe jam 20.00," katanya saat ditemui di lapak dagangnya di kawasan Mandonga, Kota Kendari, Jumat (23/7/2021).

Hasan mengaku, terpaksa berkompromi dengan aturan perpanjangan PPKM ini.

Ia meminta, pemerintah juga harus memikirkan nasib pedagang yang tidak memiliki penghasilan tetap.

"Ya, sebenernya tidak sepakat lah, kita juga susah begini," katanya.