Hal ini menimbang saat di perjalanan, kita tidak tau akan bertemu siapa, dan menyentuh apa saja. Bisa jadi pula kita sudah terinfeksi virus, lalu menularkannya pada orang-orang di rumah. Namun, hal ini juga tidak menjadi standar bahwa mahasiswa rantau tidak boleh pulang sama sekali.
“Selama bisa menjamin diri dan merasa safety ya, tidak apa-apa. Toh, saya juga tau bagaimana rasanya jadi anak kos,” ujarnya, menutup perbincangan.
Reporter: Dul
Editor: Rani
