Diakuinya, tes urine ini bertujuan untuk memastikan sopir angkutan masyarakat yang mudik merayakan nataru tidak terindikasi mengonsumsi narkoba karena dapat membahayakan perjalanan. Ada pun sopir yang dilakukan tes urine dadakan di antaranya jurusan Medan-Pangkalan Susu dan Medan-Banda Aceh.

"Dalam kegiatan tersebut dilakukan terhadap 10 orang sopir. Harapan kami, kepada seluruh sopir, janganlah menggunakan narkoba. Karena itu dapat merusak diri sendiri. Tidak ada baiknya menggunakan narkoba itu," ungkapnya.

Terpisah, salah satu sopir yang melakukan tes urine bernama Supriandi ketika diwawancarai awak media mengaku tidak pernah menggunakan narkotika.

Baca Juga: 883 Rumah Tangga Miskin di Kolaka Utara Belum Tersentuh Listrik

"Buat apa menggunakan narkotika, itu tidak ada untungnya," ucap pria berusia 40 tahun ini.