MUNA BARAT, TELISIK.ID - Terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak pada biaya transportasi, sehingga Pemda Muna Barat memberi bantuan kepada sopir angkutan umum sebesar Rp 7,2 juta tiap triwulan.

Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, subsidi itu bagian dari penanganan inflasi daerah, di mana banyaknya harga mengalami lonjakan, baik itu harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau harga yang ditetapkan di pasaran, misalnya pada harga BBM termasuk dalam adminitratif price. Sehingga sangat berdampak bagi para angkutan umum, baik darat maupun di laut.

"Ini juga berdampak pada biaya transportasi, yaitu meningkat dengan selisih Rp 5000," ungkapnya.

Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat Siapkan Rp 800 Juta Beasiswa S1 dan S2

Maka dalam rangka penanganan inflasi, ada enam strategi yang diarahkan oleh Presiden RI, salah satunya memberikan bantuan subsidi transportasi kepada pemilik kendaraan angkutan umum baik di darat maupun di laut dan ojek tiap tiga bulan.