Sehingga harapan pemerintah daerah dengan adanya subsidi yang diberikan kepada para sopir angkutan umum untuk menyesuaikan harga sebelum kenaikan BBM dan tidak lagi menaikkan harga transportasi, sebab pemerintah telah mensubsidi BBM kepada para sopir tersebut.

"Ini nanti kami (pemda) akan monitor tiap penumpang Muna Barat terkait harga transportasi setelah diberikan bantuan subsidi ini," pungkas Bahri.

Sementara itu, salah satu sopir angkutan umum jalur Kambara-Raha, La Ode Sausu sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah, dengan adanya bantuan subsidi itu sangat membantu para supir mobil terhadap dampak kenaikan BBM.

"Terimakasih karena telah memberikan bantuan subsidi ini ke kami," singkatnya. (A)

Penulis: Putri Wulandari