KENDARI, TELISIK.ID - Soronga, peti mayat berbentuk perahu yang diperkirakan berasal dari abad ke-15, menjadi koleksi Museum Sulawesi Tenggara dan menyimpan jejak tradisi pemakaman masyarakat Tolaki Mekongga sebelum Islam masuk ke wilayah tersebut.

Soronga berbahan kayu besi itu ditemukan di Gua Tanggalasi, Desa Lelewawo, Kecamatan Pakue, Kolaka Utara. Benda tersebut masuk ke Museum Sulawesi Tenggara pada 1997 setelah diamankan melalui koordinasi dengan petugas cagar budaya, aparat kepolisian, kepala desa, dan tokoh adat setempat.

Kurator Museum Sulawesi Tenggara, Agung Kurniawan, menjelaskan soronga digunakan sebagai wadah kubur masyarakat Tolaki Mekongga. Bentuknya menyerupai perahu yang berkaitan dengan kepercayaan tentang perjalanan orang meninggal menuju alam baka.

“Soronga itu wadah kubur suku Tolaki Mekongga. Bentuknya seperti perahu karena dulu mereka dikenal sebagai suku yang maritim,” ujar Agung kepada telisik.id, Jumat (23/10/2026).

Menurut Agung, Islam diperkirakan masuk ke daratan Sulawesi Tenggara pada abad ke-16. Sebelum periode itu, masyarakat menggunakan peti berbentuk perahu untuk menguburkan anggota keluarga yang meninggal.