Menurut Mulyanto, pemerintah, BPH Migas, dan Pertamina serius menyelesaikan masalah ini, serta menjelaskan kepada publik kenapa hal tersebut bisa terjadi.
Selain itu kata Politisi PKS ini, Pemerintah harus transparan mengenai penyebab kelangkaan pasokan BBM di Papua. Apakah karena ulah mafia penimbun BBM atau memang karena kemampuan distribusi Pertamina yang lemah.
“Soal kelangkaan yang memicu harga menjadi tidak normal ini sudah sering terjadi. Bahkan keluhan masyarakat baik di Jawa maupun luar Jawa atas hilangnya Pertalite dari pasaran juga belum terselesaikan,” imbuhnya.
Mulyanto kembali mengingatkan Pertamina agar jangan sekadar mewacanakan kenaikan harga BBM, namun tidak menyelesaikan soal kelangkaan tersebut.
Baca Juga: Dari 32 Kejadian Banjir di Awal November, Ada 9 Orang Meninggal
