Ketika kuliah, ia mendapatkan kesempatan ikut program Canada World Youth (CWY), di Montreal, Kanada dengan mengambil Program Pendidikan Internasional. Selama di sana, Fuadi sempat menjadi wartawan CJSR 3 TV Communautaire di St-Raymond, Quebec, Kanada pada 1995.

Baca Juga: Larissa Chou yang Memilih Mualaf dan Beberapa Fakta Tentangnya

Selepas dari ikut program CWY, ia kembali mendapatkan kesempatan pendidikan 1 tahun di National University of Singapore dalam program SIF Fellowship pada  1997.

Lulus kuliah, berbekal pendidikan, kemampuan, dan pengalaman yang dimilikinya, Fuadi diterima di Majalah Tempo. Di sini mendapatkan pendidikan dan pelatihan sebagai wartawan profesional pada tahun 1998. Di tempat itulah dirinya bertemu dengan istrinya Danya Dewanti.

Selang setahun, ia dipercaya sebagai koresponden internasional Majalah Tempo yang ditempatkan di Washington DC, Amerika Serikat.