Baca Juga: Sosok Albert, Caleg DPRD Sulawesi Tenggara yang Dirikan Universitas Pertama di Pulau Muna

Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, zaky sudah mengenal dunia teknologi. Hal itu dimulai dengan sebuah komputer yang disajikan dari salah satu pamannya pada tahun 1997. Dari situlah mulai muncul ketertarikannya terhadap pemrograman.

Dikutip dari liputam6.com, di usia yang ke 32 pencapaian Achmad Zaky bukanlah tanpa sebab. Kesuksesannya sekarang tak lain dan tak bukan adalah berkat kedua orangtuanya yang senantiasa mendukung langkahnya.

Di balik keberhasilannya, ada seorang wanita yang berkontribusi siang dan malam untuk dirinya. Dia adalah Diajeng Lestari, wanita yang menjadi tambatan hati Zaky yang mengakhiri masa lajangnya pada 17 Oktober 2010 silam.

Keduanya pun berkarier di bidang yang sama dengan memanfaatkan internet untuk berbisnis.