Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Dr. Nariyana, juga membantah klaim Ipda Ferren. "Hasil pemeriksaan menunjukkan Valyano tidak mengalami gangguan jiwa," kata Nariyana.
Ia menjelaskan bahwa rekomendasi dari sub spesialis Dr. Adi Kurnia menyatakan tidak ada tanda gangguan kejiwaan yang bermakna.
Bahkan, berdasarkan pemeriksaan psikologis, Valyano memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Selain itu, Valyano disebut memiliki kebutuhan besar untuk menonjolkan diri dan mencari validasi dari orang lain.
Kasus ini terus bergulir dan menjadi perhatian publik karena melibatkan sosok perwira polisi berpangkat AKBP. Sementara itu, Veronica masih mempertanyakan alasan sebenarnya mengapa suaminya dikaitkan dalam kasus anaknya.
"Kenapa harus ada nama bapaknya disebut?" tanyanya. (C)
