“Respons positif itu menyalakan keyakinan bahwa saya memang berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Sejak itu, ia menjadikan dunia film sebagai jalan hidup yang terus ia perjuangkan dengan tekun.

Alan memilih nama “Alan Movie Maker” karena ingin dikenal sebagai pembuat film lokal yang bisa diakses oleh siapa saja.

“Saya ingin menginspirasi anak-anak muda bahwa film bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari Sulawesi Tenggara,” katanya.

Film pertamanya yang berjudul Balaba Buton: The Lost Martial Art mengangkat seni bela diri tradisional Balaba yang hampir punah.