Netizen pun memberikan berbagai komentar atas kejadian tersebut. Ada yang menyayangkan tindakan sang guru, sementara yang lain justru mendukung dan memakluminya. Salah satu komentar menyebut, “Bu kasian.. Ga semua murid punya uang buat beli baju sekolah bu,” tulis akun @kr***ee.

Komentar lainnya datang dari akun @rs***ns yang menyatakan dukungan terhadap tindakan guru. “Masih mending sih digunting ga disuruh lepas semua tuh seragam. Yg bilang 'ga semua keluarga mampu beli seragam baru', ya tau diri aja ga usah dicoret coret bajunya kalo ga mampu,” tulisnya.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa tindakan guru dilakukan berdasarkan permintaan orang tua siswa. Seragam yang dikenakan Iksan bukan hanya merupakan seragam dari sekolah lamanya, namun juga dalam kondisi tidak pantas dipakai karena sudah dicoret-coret.

Pihak sekolah juga mengonfirmasi bahwa sebelumnya Iksan telah dibelikan seragam baru, namun tetap enggan menggunakannya.

Sementara itu, pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr. Feri Gunawan, memberikan tanggapannya terkait kejadian tersebut. Menurutnya, tindakan seperti menggunting seragam murid di depan umum kurang tepat secara pendekatan pendidikan.