KENDARI, TELISIK.ID - Tak banyak yang tahu, sebelum duduk di kursi DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati sempat menorehkan prestasi di panggung nasional. Ia adalah finalis Putri Indonesia 2015 yang menyandang gelar Putri Indonesia Intelegensia.
Dari pengalaman itu, ia belajar bahwa sekadar menjadi wajah representasi daerah tidak cukup ada kerja besar yang harus dilakukan di balik panggung, terutama menyangkut kebijakan dan dampaknya di masyarakat.
“Dari kegiatan sebagai relawan pendidikan, saya mulai melihat bagaimana kebijakan pemerintah berjalan. Kadang program bagus di atas kertas, tapi tidak nyambung di lapangan. Itu membuat saya ingin terjun langsung agar ada perbaikan,” katanya, Rabu (3/9/2025).
Momen yang paling membekas baginya adalah saat berkunjung ke sekolah-sekolah. Keluhan guru dan orang tua tentang bantuan pendidikan yang tak kunjung sampai membuatnya sadar ada kesenjangan besar antara kebijakan pusat dengan implementasi.
“Saya paham, jalannya memang harus lewat politik. Kalau hanya bersuara dari luar, tidak banyak yang berubah,” ungkapnya.
