“Kritik itu wajar, bahkan penting. Ada oknum yang buat citra DPR jelek, tapi bukan berarti semua sama. Saya memilih membuktikan lewat kerja nyata,” katanya.
Sebagai politisi muda kelahiran Matahoalu, 10 April 1988, Apriliani menegaskan kesiapannya menjalani amanah partai. “Selama saya bisa memberi manfaat lebih besar untuk masyarakat, saya siap ditugaskan di manapun,” pungkasnya.
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
