Baca Juga: Usai Disiram Air Keras, Wartawan di Medan Malah Dilaporkan Kasus Pemerasan
Tarida menulis bahwa kejadian ini terjadi pada malam Natal, yang seharusnya menjadi momen sukacita. Natasya mengalami luka parah di bagian wajah, mata, dan tubuh akibat penyiraman air keras. Saat ini, ia dirawat intensif di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta.
Hingga Sabtu, unggahan tersebut telah dibagikan sebanyak 1,4 ribu kali. Ratusan komentar dari warganet meminta keadilan dan menuntut hukuman berat bagi pelaku. Tarida juga memohon doa dan dukungan masyarakat untuk kesembuhan Natasya.
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Probo Satrio, mengungkapkan bahwa kasus ini dipicu masalah asmara. Hubungan Belly dan Natasya kandas pada Agustus 2024, namun Belly tidak menerima keputusan itu. Ia mengancam Natasya dengan mengatakan, “Kalau sakit, sama-sama merasakan.”
Tidak terima diputuskan, Belly menyusun rencana jahat untuk mencelakai Natasya. Ia mencari eksekutor melalui lowongan pekerjaan palsu di Facebook. Belly akhirnya menemukan seorang pria bernama Satim yang setuju melakukan aksi tersebut.
