Kader GMNI Samarinda, Rossa Tri Rahmawati, mengatakan massa telah mengakhiri aksi sekitar pukul 18.00 Wita. Setelah itu, mahasiswa berkumpul dan bersiap pulang sambil menunggu azan Magrib.

“Teman-teman GMNI sebenarnya tidak ada ngapa-ngapain. Kami cuma duduk karena memang sudah mau pulang,” ujar Rossa, seperti dikutip dari Tribunnews, Rabu (21/10/2026).

Situasi berubah ketika Rudy Mas’ud datang ke kawasan masjid untuk menunaikan salat Magrib bersama dua ajudannya. Menurut Rossa, kedatangan gubernur memunculkan reaksi karena sebelumnya ia tidak menemui mahasiswa saat demonstrasi berlangsung.

Rossa mengaku merekam kedatangan Rudy menggunakan telepon genggam. Ia mengatakan tidak ada mahasiswa yang berusaha menghalangi gubernur.

“Saya cuma sekadar nyeletuk bertanya, kenapa tadi enggak menemui massa aksi? Malah dia yang menghampiri kami untuk menjawab,” tuturnya.