Namun, keterangan yang beredar dari salah satu pengusaha rental mengungkap bahwa jumlah mobil yang digadaikan diduga lebih dari yang disebut. Seorang pemilik rental menyatakan bahwa komunitas rental di Palu mencatat setidaknya lima orang korban dengan jumlah unit melebihi angka yang disampaikan dalam video.
Baca Juga: Sosok Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim Pertama di New York Dilabeli Trump Benci Yahudi
“Teman-teman rental komunitas ada 5 orang korban,” kata seorang pengusaha rental yang namanya meminta dirahasiakan.
Terkait beredarnya video tersebut, Polda Sulawesi Tengah menegaskan bahwa saat ini kasus masih berada dalam proses penyelidikan oleh Divisi Propam. Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan verifikasi terkait informasi yang berkembang.
“Informasi yang beredar di media sosial masih dalam diverifikasi lebih lanjut yang dilakukan oleh Propam,” ujar Djoko saat dikonfirmasi awak media, seperti dilansir dari Kumparan.
