Baca Juga: Kisah Seorang Hafiz, Pemuda Gaul Agama

Kemudian ada novel roman karya Buya Hamka berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang juga terkenal bahkan dijadikan film pada 2013.

Kiprahnya di berbagai bidang ini membuat ketokohan Buya Hamka banyak dikenal orang berkat pemikirannya yang membawa pengaruh baik serta menciptakan sejumlah karya.

Ilmu pengetahuannya tinggi, berkarakter peduli kepada sesama umat, menjadikannya tidak hanya terkenal di kalangan nasional saja, melainkan hingga ke Malaysia dan Timur Tengah. Bahkan Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak pernah mengatakan bahwa Buya Hamka bukan hanya milik bangsa Indonesia, tapi juga kebanggaan bangsa Asia Tenggara.

Mengutip profil Buya Hamka di laman Muhammadiyah, beliau wafat pada 24 Juli 1981, dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, mendapat penghargaan Pahlawan Nasional.