MADIUN, TELISIK.ID - Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah polisi mengungkap latar belakang pendidikan, pekerjaan, hasil tes psikologi, hingga rangkaian perbuatannya.

Pria berusia 40 tahun itu diduga membunuh istri sirinya, DH (30), dan anak laki-laki berusia empat tahun, AG, pada September 2026. Penyidik menyebut tersangka memiliki IQ di atas rata-rata dan menghabiskan sekitar dua hari untuk menghilangkan jejak setelah kedua korban meninggal dunia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan, hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan tersangka memiliki kecerdasan yang tergolong superior.

“Kami sudah menerima hasil tes psikologi tersangka dan menunjukkan bahwa tersangka memiliki IQ superior, artinya kecerdasannya di atas rata-rata,” kata Roy dalam konferensi pers di Surabaya, seperti dikutip dari Viva, Rabu (28/10/2026).

Selain hasil pemeriksaan tersebut, polisi mengungkapkan bahwa Dwi Bagus merupakan lulusan perguruan tinggi ternama di Jawa Timur. Namun, penyidik tidak menyebutkan nama kampus maupun bidang pendidikan yang ditempuhnya.