“Prosedur administrasinya (klub-klub Tanah Air) mengumpulkan Ijazah dokter, kebetulan si Amin (Elwizan Aminuddin) ini bikin,” tutur dr. Nanang Tri Wahyudi SpKO kepada Kompas.com, dikutip Jumat (3/11/2021).
Ia pun menjelaskan, perekrutan di klub tak ubahnya merekrut karyawan di perusahaan. Bedanya, harusnya bisa lebih detil lagi biar tidak kecolongan.
Elwizan kali pertama dipanggil timnas pada tahun 2014 di ajang piala AFF di Vietnam. Ini untuk kelompok umur u-19. Lantas, dipanggil lagi pada 2018 di timnas kelompok umur u-19.
Tentu saja, hal ini menimbulkan tanya, timnas yang seharunya lebih teliti dan detil terkait perekrutan hal krusial terkait kesehatan tim bisa kecolongan oleh dokter gadungan itu.
Mengutip CNN Indonesia, manajemen PSS Sleman resmi melaporkan Elwizan Aminudin ke polisi terkait dugaan kasus dokter gadungan.
