Baca Juga: Sosok Anggota DPRD Kota Kendari La Ode Ali Akbar Dikenal Kritis Kawal Aspirasi Masyarakat
Brunei dikenal sebagai wilayah yang kaya akan minyak, sebuah fakta yang berkontribusi besar terhadap kemakmuran negara ini. Eksplorasi minyak di kawasan Brunei Darussalam dimulai pada tahun 1928 oleh perusahaan Inggris, Shell.
Transformasi Brunei dari negara dagang menjadi negara minyak yang kaya dan makmur dimulai pada masa kepemimpinan Hassanal Bolkiah. Ia menjadi sultan menggantikan ayahnya, Sultan Omar Ali Saifuddien III, pada tahun 1967.
Di bawah kepemimpinannya, Brunei memanfaatkan produksi minyak yang melimpah sebagai fondasi ekonomi. Salah satu rekor tertinggi produksi minyak Brunei terjadi pada tahun 1980, di mana produksi minyak Brunei mencapai 82 juta barel per tahun.
Dengan besarnya produksi migas, bukan hanya keluarga kesultanan yang makmur. Kekayaan ini memungkinkan pembangunan istana yang megah dan kesejahteraan yang melimpah bagi rakyat Brunei.
