Pihak RSUD Bungku, Morowali mengklaim sudah berupaya merawat Irfan Bukhari secara intensif dari derita luka bakar di sekujur tubuhnya.
Setelah insiden ledakan tersebut, Irfan Bukhari sempat dilarikan ke RSUD Morowali untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun sayang, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia seperti dikutip dari Kumparan.com.
Isak tangis ibunda dan keluarga Irfan Bukhari saat jenazah anaknya akan dimakamkan. Ia menghembuskan nafas terakhir di depan sosok terhebat baginya, yaitu Ibu dan keluarganya yang lain. Salah satu keluarga almarhum, Andi mengatakan, almarhum sudah direncananya dikebumikan di Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Polman.
Irfan Bukhari merupakan anak pertama dari pasangan Bukhari dengan Nawia. Ia juga menjadi tulang punggung keluarga, Irfan merupakan anak yang berbakti pada orang tua. Bahkan beberapa waktu lalu, Irfan Bukhari sempat mengambil cuti dari perusahaannya untuk merawat ayahnya yang sakit.
