"Perlindungan terhadap jemaah menjadi prioritas utama pemerintah. Tidak hanya saat ibadah berlangsung, tapi juga ketika menghadapi kondisi yang tidak diinginkan," ujar Basir lagi.
Hingga hari ketujuh sejak kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, sebanyak 112 kelompok terbang (kloter) telah mendarat di Madinah. Total jemaah yang tiba mencapai 44.601 orang.
Proses kedatangan jemaah dilakukan secara bertahap dengan koordinasi ketat antara panitia penyelenggara haji dan otoritas bandara di Tanah Suci.
"Untuk hari ini, dijadwalkan ada tambahan 19 kloter yang akan diberangkatkan dari Tanah Air menuju Madinah. Jumlah jemaahnya mencapai 7.501 orang," jelas Abdul Basir.
Sejauh ini, terdapat dua jemaah asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci. Pemerintah telah memproses seluruh hak jemaah yang wafat, mulai dari pengurusan jenazah hingga pemenuhan kewajiban seperti badal haji dan asuransi jiwa yang telah ditetapkan dalam mekanisme penyelenggaraan haji.
