Selain itu, Bokassa memiliki hewan peliharaan buas yang sering kali diberi makan daging manusia. Tersangka kriminal yang ditangkap sering kali menjadi santapan bagi buaya dan singa peliharaannya.
Villa Kolongo yang mewah miliknya menjadi tempat di mana kekejaman ini berlangsung, menambah kengerian bagi mereka yang mengenal sang Kaisar.
Sejarawan Prancis juga mencatat bahwa Bokassa adalah seorang kanibal. Daging manusia disimpan di dapurnya dan sering kali disajikan kepada tamu-tamunya.
Ketika jamuan makan saat penobatannya, ia memberikan hal yang tak terduga. Saat daging-daging dihidangkan, ia menoleh ke menteri Prancis yang hadir dan berbisik, “Kamu tidak pernah menyadarinya, tapi kamu memakan daging manusia.”
Meski demikian, Bokassa tetap mendapatkan dukungan dari pemerintah Prancis. Presiden Prancis saat itu, Valéry Giscard d'Estaing, bahkan menganggapnya sebagai kerabat politik.
