"Mestinya bisa ditunda setelah Agustusan (HUT RI), kemudian September transisi dulu hingga definitif baru saat pemerintahan baru Oktober nanti," tuturnya.

Nirwono menilai bahwa pengunduran diri pucuk pimpinan Otorita IKN akan berpengaruh pada investor, apalagi yang sudah teken kontrak dengan Otorita IKN. Investor akan mempertimbangkan kembali kelanjutan investasi mereka dan mungkin akan menunggu kepala definitif yang baru nantinya.

Menurutnya, penunjukan Basuki sebagai bos baru IKN ada untung ruginya. Untungnya, Basuki punya pengalaman panjang soal pembangunan. Ruginya, Basuki punya beban tambahan selain menjadi Menteri PUPR dan kurang pengalaman soal menarik investasi.

Melansir CNBC Indonesia, pengunduran diri keduanya menjelang rencana Jokowi menggelar upacara peringatan HUT RI ke-79 di IKN. Bambang Susantono dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Otorita IKN pada Maret 2022 di Istana Negara, Jakarta.

Ia menjabat setelah mengalahkan sejumlah kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara yang selama ini jadi sorotan publik, seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, Azwar Anas, dan Ridwan Kamil.