Namun, suatu hari, karung emas tersebut tidak sengaja tersentuh oleh Pangeran Narayana, putra kesayangan Ratu Shima. Mengetahui hal ini, Ratu Shima langsung menjatuhkan hukuman berat karena menganggap hal itu sebagai pelanggaran hukum.
Baca Juga: Cerita Seram Penjaga Pintu Kereta Api, Diganggu Sosok Wanita dan Ular Welang
Awalnya, Ratu Shima menjatuhkan hukuman mati kepada putranya. Namun, setelah dipertimbangkan, hukuman tersebut diubah menjadi pemotongan kaki sebagai bentuk sanksi atas pelanggaran yang terjadi.
Akhirnya, Pangeran Narayana menjalani hukuman dengan dipotong kakinya. Ratu Shima wafat pada tahun 695 M setelah memimpin Kalingga selama bertahun-tahun.
Setelah kepergiannya, kerajaan ini tetap bertahan selama beberapa dekade sebelum akhirnya runtuh pada tahun 752 M akibat berbagai faktor internal dan eksternal.
