Pihak keluarga kedua korban menolak dilakukan autopsi, sehingga kepolisian tidak bisa mengonfirmasi penyebab kematian secara medis. Jenazah keduanya pun langsung diambil oleh keluarga masing-masing dan dimakamkan pada Kamis siang.

“Keluarga tidak mengizinkan dilakukan autopsi,” ujar Kombes Boy saat menjelaskan perkembangan kasus tersebut.

Suasana duka menyelimuti pemakaman Muhammad Daib Hawari di Jambi. Diketahui, ia tengah menjalani program magang di salah satu instansi pemerintahan di Provinsi Jambi.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Jambi, Kemas Fuad, membenarkan informasi tersebut.

“Beliau memang sedang magang di Jambi. Hari ini jenazahnya dimakamkan,” kata Kemas Fuad.